Remahan.com

Harmoko Istana (1)

REMAHAN.com - Pernah menjadi ketua PWI Pusat. Menteri Penerangan 14 tahun. Posisi Ketum Golkar juga pernah melekat. Lalu jadi Menteri Negara Urusan Khusus. Yang keberadaan Kementeriannya pun diada-adakan.

Dan terakhir amanah Ketua DPR/MPR disandang. Atau tepatnya dicampakkan di Senayan. Namanya Harmoko.

Soal tahun-tahun terakhir keretakannya dengan Cendana biarlah dimakan zaman. Urusan personal. Kamar pribadi orang.

Peran dan keberadaannya di Menteri Penerangan belasan tahun itu yang menarik. Untuk dibandingkan dengan saat ini. Corongnya Istana. Suaranya orang nomor satu di Republik.

Baca: Timang Risau

Saat itu akronim Harmoko:hari-hari omong kosong. Ia santai menanggapinya. Dengan akronim yang lain: hari-hari omong komunikasi.

Di posisi Menteri Penerangan belasan tahun tadi itu, ia benar-benar saklek: menurut petunjuk Bapak Presiden. Di setiap keterangan Istananya.

Berarti Presiden ada dalam proses: pengumpulan informasi, pembahasan, koordinasi, langkah strategi dan teknis. Di Istana. Itu standar minimal. Lalu dikabarkanlah oleh Harmoko tadi.

Di negara-negara luar ini masih tampak. Bahkan jauh lebih interaktif.

Baca: Cetar Syamsuar

Istana menjelaskan. Wartawan bertanya.

Wartawan menggali. Istana mendetail.

Wartawan memprovokasi. Istana menimpali.

Seperti itu terus. Sampai keakar-akarnya.

Baca: Pimpinan KPK Meracau UAS Berkilau

Dan sebagian, kepala negaranya langsung hadap-hadapan dengan wartawan. Di AS.

Sehingga jangan heran wartawan bisa adu mulut dalam conpres di Gedung Putih dengan Trump. Tapi tradisi komunikasinya tetap dijaga.

Sebab disitu mimbar negara. Ada pikiran negara. Sikap negara. Tindakan negara. Pada setiap permasalahan.

Lalu bagaimana dengan Indonesia tahun-tahun terakhir ini.

Baca: UAS Ditolak Kampus Radikal

Apakah ada panggung seperti itu?

Apakah Presiden ambil langsung mimbar yang mahal itu?

Atau sudah terwakilkankah oleh staf Istana?

Kita sambung esok. (Editorial/Red).

172 0

Artikel Terkait

Busung Dada KPK
Busung Dada KPK

Editorial

Busung Dada KPK

KPK Baligh
KPK Baligh

Editorial

KPK Baligh

Syamsuar Mendudukkan
Syamsuar Mendudukkan

Editorial

Syamsuar Mendudukkan

Artikel Lainnya

Pekanbaru: Firdaus vs Firdaus
Pekanbaru: Firdaus vs Firdaus

Editorial

Pekanbaru: Firdaus vs Firdaus

Daya Tahan UAS
Daya Tahan UAS

Editorial

Daya Tahan UAS

Syamsuar Menghela Riau Jadi
Syamsuar Menghela Riau Jadi

Editorial

Syamsuar Menghela Riau Jadi

Komentar