Remahan.com

Siasat 03 vs 04

REMAHAN.com - Pertemuan di MRT Lebak Bulus itu berdampak luas. Bagi pendukung Prabowo. Juga partai pengusung Jokowi.

Yang tadinya Pendukung PS, terutama kaum emak-emak, merasa perjuangannya diabaikan. PA 212 sebelumnya juga sudah menarik diri. Tapi ada juga yang memaklumi langkah diambil PS itu. Amien Rais salah satunya.

Di pengusung Jokowi, yang dari partai politik maupun kekuatan ekonomi juga harus menelan kecewanya. Apalah tidak, dengan koalisi yang gemuk sekarang saja harus mengeluarkan jurus ekstra memperebutkan pos-pos strategis. Sindir kinerja menteri pun boleh. Sampai ke parkir-parkirnya.

Tapi dalam moment tertentu, partai pengusung Jokowi ini, minus PDI-P berhimpun satu: cegah partai baru masuk ke pemerintahan.

Baca: Timang Risau

Kabar masuknya Gerindra dalam pemerintahan kedepan, entah dalam bentuk apa itu, semakin kencang. Sehingga terjadilah pertemuan empat ketua umum parpol pengusung Jokowi:Golkar, PKB, Nasdem dan PPP. Minus PDI-P. Meramu kekuatan.

Tak peduli, PDI-P dan Gerindra tampaknya terus melaju. Sehingga terjadilah pertemuan hari ini.

Walaupun sebenarnya tidak ada yang mengejutkan dengan pertemuan Mega-Prabowo. Selain secara pribadi dekat, secara gen lahirnya, dua partai ini ideologinya sama. Ada di kiri.

Sementara tuk pertemuan empat parpol minus PDI-P tadi, perpaduan antara ideologi. Tengah dan Kanan.

Baca: Cetar Syamsuar

Tidak tahu persis dasar dari dua pertemuan ini. Apa berhimpun karena nilai dasar ideologi partai?atau hanya kekuasaan lima tahun kedepan.

Kami berharapnya karena yang pertama. Sehingga kedepan kita akan disuguhkan adu kuat nilai ideologi dengan segala konsep kebangsaannya.

Akan ada tawaran-tawaran segar. Dan menyingkirkan kaum pragmatis yang menyelinap.

Tuk PKS, juga PAN, tepat dipermukaan tampil sebagai oposisi. Setidaknya meminimalisir kekecewaan puluhan juta yang memilih Prabowo. Namun, menyisihkan daya ke tengah bersama empat partai tadi juga sangat berguna.

Baca: Pimpinan KPK Meracau UAS Berkilau

Atau kalau mampu menarik PKB dan PPP kembali ke kanan maka lebih mantap. Kekuatan 05.

Demokrat dimana? Di kiri mungkin tidak. Di tengah merasa ketinggian. Di tangan SBY pastinya.

Alamak, ternyata tulisan ini membayangkan adu kuat ideologi. Yang kami impikan itu.

Padahal mereka sedang mematangkan 2024: PS-Puan. Muhaimin-Airlangga. (Editorial/Red)

228 0

Artikel Terkait

UAS Ditolak Kampus Radikal
UAS Ditolak Kampus Radikal

Editorial

UAS Ditolak Kampus Radikal

Busung Dada KPK
Busung Dada KPK

Editorial

Busung Dada KPK

KPK Baligh
KPK Baligh

Editorial

KPK Baligh

Artikel Lainnya

Syamsuar Mendudukkan
Syamsuar Mendudukkan

Editorial

Syamsuar Mendudukkan

Pekanbaru: Firdaus vs Firdaus
Pekanbaru: Firdaus vs Firdaus

Editorial

Pekanbaru: Firdaus vs Firdaus

Daya Tahan UAS
Daya Tahan UAS

Editorial

Daya Tahan UAS

Komentar